Categories
Seputar Web

LiteSpeed Cache for WordPress Itu Apa Sih??

Untuk mengoptimalkan sebuah situs web, Caching merupakan salah satu teknologi terbaik tersedia pada saat ini. Caching bisa membuat sebuah situs web menjadi lebih cepat dan pada akhirnya menghasilkan bounce rate lebih sedikit, bahkan hasil SEO serta tingkat konversi lebih baik. 

Disini kita akan membahas semua tentang LiteSpeed Cache for WordPress ( LSWP ) dan bagaimana anda menggunakannya. Mari kita simak bersama !

Apa itu Cache?

Sebelum kita membahas tentang LiteSpeed Cache, akan lebih baik anda harus mengenal terlebih dulu yang dimaksud dengan cache. Disini web cache bekerja sama dengan aset situs web seperti program dan gambar. Pada saat browser meminta sebuah halaman web, server harus langsung memproses konten halaman dan kemudian mengirimkan pada browser web pengunjung Agen Sbobet Terpercaya website dan yang pasti ini akan memakan waktu banyak.

Para ahli memuat tiap konten halaman web setiap saat, akan membantu jika server mengingat bahwa halaman tersebut berbentuk file HTML. Sampai saat ini ada situasi sama, yang mana server hanya mengirim file HTML kepada pengguna, dan ini dilakukan oleh caching.

Bagaimana Caching Bekerja?

Saat pertama kali pengguna mengunjungi sebuah situs, dan situs akan memuat secara normal. Bisa kita bayangkan dimana situasi mendapat ratusan ribu orang untuk mengakses situs web dan server akan melakukan hal yang sama tiap kali pengunjung mengakses situs web, dan ini tentunya akan memperlambat kinerja. 

Tapi karena caching yang aktif, server dapat menyimpan data di dalam RAM. Dan saat situs yang sama diminta akan diproses kembali, dan server juga akan memberikan sebuah salinan situs web untuk bisa mengambil salinan yang baru. Maka dari itu waktu yang diperlukan untuk mengambil dan memproses data akan menjadi lebih cepat. 

Jenis Cache

Site Cache

Site Cache atau nama lainnya page cache, menyimpan sebuah data situs web pada saat pertama kali halaman web dimuat. Dan tiap kali para pengguna kembali pada situs web, elemen yang telah disimpan akan dengan cepat diakses dan ditampilkan untuk pengunjung.

Browser Cache

Browser Cache merupakan jenis cache situs dibangun pada browser web pengunjung. Untuk elemen situs web disimpan pada browser pengunjung dan dikelompokan pada file lain yang terkait pada situs web yang sama. Browser cache ini berisi tentang halaman HTML, gambar, konten multimedia, dan CSS stylesheets. 

Server Cache

Para pengguna saat memproses tiap permintaan lagi, dan melalui server caching ini server menyimpan hasil permintaan. Dan ini tentunya memberikan hasil yang sangat menghemat waktu dalam sebuah pemrosesan.

Object Cache dan Full Page Cache

Untuk object cache ini ia hanya menyimpan sebagian dari data sedangkan full page cache ini menyimpan data secara penuh. Full page caching merupakan cara yang memuat konten pada pengguna tanpa menginisialisasi situs web sepenuhnya. 

Kelebihan dari Menggunakan Ekstensi Cache

Pada saat anda melakukan instalasi plugin cache, ada beberapa keuntungan yang bisa anda dapat, yaitu :

Meningkatkan Kecepatan dan Performa Situs Web

Pada memori cache ini menawarkan latensi yang sangat rendah, dan artinya mudah diakses dengan cepat. Saat setelah data telah diunduh menggunakan cache, data akan disimpan oleh device pengunjung. Dengan mengambil data dari device lokal maka pengguna akan lebih cepat dibandingkan mengunduh dari server hingga mengoptimalkan kinerja. Tapi cache tidak bisa menyimpan banyak memori, hingga hanya bisa menyimpan data kecil seperti teks web, dan gambar.

Mengurangi Beban Bandwidth, Server, dan Database

Konten tertentu seperti logo halaman sama setiap halaman situs web. Saat tidak menggunakan cache, maka server akan terus mengambil gambar yang sama secara berulang kali tiap para pengunjung klik halaman baru. Dan pada saat tiap kali permintaan sama yang dibuat pada server, bandwidth menjadi berkurang. 

Cache yang digunakan akan melakukan yaitu menghindari proses permintaan secara ulang. Sebab, cache telah menghemat pemakaian bandwidth. Tidak hanya itu, perangkat seluler juga sering dibatasi oleh bandwidth, hingga makin sedikit data yang dimuat akan lebih baik.

Kepuasaan Pelanggan

Telah kita ketahui, bahwa tidak ada pengunjung situs web yang ingin menunggu lama untuk memuat halaman web. Dan dengan menambah cache, situs web akan memberikan sebuah pengalaman lebih cepat kepada pengunjung. 

Peringkat di Google

Google telah mengumumkan kecepatan situs web yaitu faktor yang telah mempengaruhi peringkat sebuah halaman. Dan faktor itu banyak mempengaruhi SEO, yaitu salah satunya kecepatan situs web. Dengan halaman memuat lebih cepat maka akan mendapatkan posisi peringkat lebih tinggi dibanding yang lambat. 

Apa itu LiteSpeed Cache for WordPress ( LSCWP )?

Telah kita ketahui bahwa banyak plugin cache gratis dan komersial tersedia khususnya untuk para pengguna WordPress, yang mana salah satunya yaitu LiteSpeed Cache for WordPress. LiteSpeed Cache merupakan plugin akselerasi situs all in one, menampilkan cache tingkat  server eksklusif dan kumpulan fitur mengoptimalkan. LiteSpeed Cache telah mendukung WordPress Multisite dan kompatibel melalui plugin terkenal seperti Yoast SEO, bbPress, dan WooCommerce. 

Apa yang Dilakukan oleh LiteSpeed Cache?

Situs WordPress ini terdiri dari sebuah halaman dinamis dibangun dengan PHP. Halaman WordPress tidak ada pada sistem file, ini dibangun sesuai dengan permintaan lewat PHP, kemudian disajikan pada pengunjung sebagai HTML. Maka dari itu ini menjadi proses yang telah membutuhkan banyak sumber daya, hingga plugin LiteSpeed Cache WordPress merupakan salah satu cara agar bisa mengatasinya. 

Saat WordPress secara dinamis membuat sebuah halaman HTML statis, LiteSpeed Cache telah berkomunikasi dengan LiteSpeed Web Server buat menyimpan salinan. Kemudian salinan statis berada di cache, dan salinan itu disajikan kembali ke pengunjung yang berikutnya, untuk mengurangi proses PHP WordPress panjang terkecuali pengunjung pertama yang telah meminta laman. Dan situs web yang disimpan pada cache, membutuhkan keterlibatan jauh lebih sedikit dibanding backend WordPress, yang berarti telah memberikan pemuatan situs lebih cepat. 

Fitur LiteSpeed Cache

Terdapat beberapa fitur di LiteSpeed Cache for WordPress, yaitu :

  • Free QUIC.cloud CDN Cache
  • Object Ccahe
  • Image Optimization
  • Minify CSS, JavaScript, anda HTML
  • Minify inline CSS/JS
  • Combine CSS/JS
  • Automatically generate Critical CSS
  • Lazyload images/iframes
  • Responsive Image Placeholders
  • Multiple CDN Support
  • Load CSS/JS Asynchronously

Dan disini kita bisa simpulkan bahwa plugin LiteSpeed Cache ini sangat direkomendasikan, dan khusus nya untuk pengguna WordPress.